Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Ada keindahan dan pesona Musik, Tari & Drama. Pada sekolah yang didirikan dan dikembangkan oleh Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A.Mus.D., D.Th., dengan kurrikulum Jerman, lokasi di Jalan Kemang Timur, Jakarta Selatan, mememiliki beberapa jurusan perkuliahan seperti Musik, Performing Arts, Performing Arts Management, Arranging, Music Pedagogy dan beberapa lainnya. Tentu dengan maksud ingin menstandarisasi pendidikan Musik di Indonesia. Maka selain pendidikan formal, ada pula kursus instrumen Musik untuk segala usia. Mulai dari piano, vokal, drum, gitar dan juga pianika.
Perkuliahan di DAYA sendiri memiliki banyak subyek. Tidak seperti yang dibayangkan oleh mayoritas masyarakat main bandmelulu, tapi di DAYA juga diajarkan budi pekerti, menulis serta berbicara bahasa Indonesia yang benar.
Kian menawan, di kampus DAYA juga ada sesi Musik Terapi. Musik menjadi media sebagai terapi untuk anak-anak ‘Spesial’ dan sebagainya. Secara medis juga sudah banyak penelitian mengenai Musik sebagai terapi ini.
Keindahan dan pesona sarana Pendidikan Musik pun menebar. Tepatnya pada hari Sabtu, di penghujung bulan Juni 2023 lalu, dilaksanakan acara Student Recital para murid-murid dan mahasiswa-mahasiswi DAYA Indonesia Performing Arts Academy di kampus DAYA.
Acara yang juga dihadiri oleh para orang tua murid DAYA, turut menonton dan mendukung anak-anaknya yang tampil. Isi dari acara, ini adalah mempertunjukkan apa yang sudah dipelajari selama 1 semester di DAYA.
Principal DAYA Indonesia Performing Arts Academy yaitu Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A.Mus.D., D.Th., saat membuka acara, dimulai jam 11 pagi WIB, menyampaikan,”Semester Recital diadakan setiap akhir Semester, yaitu setelah Siswa menyelesaikan kelasnya selama 6 bulan. Ada pun tujuan diselenggarakannya acara Semester Recital adalah untuk melatih siswa tampil di publik serta mengembangkan kepercayaan diri dalam permainan Instrumen Musik pilihannya.”
Diselenggarakannya acara Semester Recital, ini lanjut kata Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, adalah untuk memberikan semangat kepada Siswa serta evaluasi perkembangan penguasaan Instrumen Musiknya.
Acara terasa kian menawan, berlanjut pertunjukan dimulai oleh 11 penampilan anak-anak yang mengikuti program kursus dan program Music Therapy di bawah bimbingan Dian Natalina. “Tentu, perlunya diadakan Recital untuk melatih anak-anak percaya diri, berani dan sebagai feedback juga bagi para Pendidik. Maka, mengajarkan dengan metode menemani itu betapa penting, agar mereka merasa aman dalam perform.”
Dari sejumlah anak-anak ‘spesial’ yang mengkut program khusus dan program Music Therapy, adalah Ibu dari Aaron, 5,5 tahun, menyampaikan,”Saya memilih sekolah musik DAYA karena terasa ada keserasian untuk anak saya. Dalam perjalanannya selama empat bulan, anak lebih hepi. Maka, dari proses belajar saya sangat menghargai Ibu Dian, terapis musik, yang telah membuat anak saya begitu bahagia menjalani proses bermain musik dan menyanyi. Bahkan Aaron menjadi memiliki rasa percaya diri ketika ikut tampil. Jadi, ,membangun kepercayaan diri dan dapat ikut tampi di acara Student Recitall.”
Kemudian, barulah dilanjutkan oleh penampilan dari beberapa mahasiswa dan mahasiswi DAYA dengan berbagai instrumen yang mereka mainkan. Sekitar jam 12.40 siang, terdapat istirahat makan siang terlebih dahulu di Waroeng DAYA (sebuah kantin kampus) yang menyediakan masakan rumah yang super enak seperti Ayam Woku, Ikan Kuah Asam Pidis, Ayam/Ikan Rica-Rica dan Spaghetti Aglio e Oglio. Waroeng DAYA dibuka dari hari Senin pukul 10.00 – 20.00 untuk umum
ntuk semua yang hadir, kemudian baru dilanjutkan dengan penampilan yang ditunggu-tunggu yaitu penampilan dari choir dan 3 ensemble DAYA.
Acara pun akhirnya selesai pada jam 2 siang.
Acara ini sangat berkesan dengan terhiburnya para penonton yang hadir. Selain itu , terlihat kerjasama yang baik dari para mahasiswa dan mahasiswi DAYA sebagai penyelenggara acara di mana mereka mempersiapkan dan memantau jalannya acara sendiri.
Berhasil merebut perhatian hingga banyak memiliki penggemar dan penikmat musik di Indonesia. AmPm, duo seniman musik asal Jepang, yang mulai berkarya pada tahun 2017, tak lepas lancar berkolaborasi dengan DJ, Komposer dan Produser Tanah Air, Dipha Barus. Menarik dari AmPM, selain melantun, disertai memiliki ciri dalam penampilan, yang sangat menarik perhatian dengan selalu mengenakan topeng. […]
AmPm – baca Ampan, duo produser kreatif bertopeng asal Jepang — yang mencetak sukses global melalui lagu debut mereka, ‘Best Part of Us feat. Michael Kaneko’, kembali meluncurkan single terbaru, ‘Everyday’, dan menggandeng penyanyi pendatang baru asal Amerika Serikat, Amanda Yang. Bersamaan dengan peluncuran lagu mereka di seluruh platform digital media streaming seperti Spotify, Apple […]
Sekolah Seni Pertunjukan Tari, Musik & Drama, Daya Indonesia yang didirikan oleh Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, A. Mus. D., D.Th., .dengan kurikulum Jerman yang dikembangkan sendiri, kembali menggores keindahan dan nilai baik bagi para Mahasiswa. Kampus DAYA, — juga tersedia sesi Musik Terapi untuk anak-anak ‘spesial’ – terletak di kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan, […]