Tak hanya mendengar, bahkan hingga melihat, terbilang banyak masyarakat habis waktunya hanya untuk mencari barang yang seharusnya selalu ada di tempatnya. Tidak dimungkiri, ini sebab kurang cermat dalam cara menata rumah. Terlebih setelah periode berbagai macam perayaan berlalu, banyak rumah diam-diam berubah. Bukan karena bertambah penuh, tapi karena barang-barang kecil mulai kehilangan “tempatnya”. Semisal, nampan […]
Mendorong anak-anak untuk mencintai tanaman
sejak kecil, merupakan salah satu tujuan Taman
Buah Mekarsari saat mengusung program
Balita Berkebun yang diselenggarakan pada bulan Maret 2020. Selain itu, diharapkan Anak juga menjadi lebih
sehat dan membangun sisi pengetahuan mereka sejak kecil.
Program “Balita Berkebun”, dikatakan oleh Firman Setiawan, Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, ditujukan untuk pengunjung regular, dan Jadi
tidak perlu dalam grup. Dan, program ini tidak sebatas untuk Balita,
tetapi orangtua juga bisa ikut
menyertai.
“Setelah Balita beserta orangtua sudah membeli tiket, langsung masuk ke area sayuran tomat dan cabe, di Pertanian Terpadu, untuk berkegiatan. Di sini, Balita melakukan penanaman tanaman dan hasilnya bisa dibawa pulang,” kata Firman Setiawan saat ditemui di Area d’Farm Taman Buah Mekarsari, Bogor, Selasa (17/3/2020).
Firman Setiawan menambahkan penjelasannya,
bahwa pemilihan sayuran sebagai tanaman
untuk program “Balita Berkebun” adalah karena tanaman ini termasuk gampang
untuk ditanam dan tidak cepat layu. Proses penanaman dan edukasi, juga hanya sekitar 20 menit. Untuk selanjutnya, tanaman bisa dibawa pulang dan perawatan bisa
dilanjutkan di rumah.
“Dengan program “Balita Berkebun” ini,
kita mencoba mengajak anak-anak untuk terbiasa bersentuhan langsung dengan
alam. Kita mau mengajak anak-anak, untuk merasakan bahwa bermain di alam juga
menyenangkan. Jadi mereka tidak hanya terpaku pada gadget,” urainya.
Selain itu, dengan memberikan edukasi dalam bahasa yang dimengerti oleh anak seusai tersebut, sama saja dengan mendorong sisi pengetahuan mereka untuk berkembang sejak dini.
“Beberapa literatur juga menyebutkan
bahwa bermain di ruang terbuka hijau, bersentuhan dengan tanah, bisa membantu
sistem kekebalan tubuh anak. Sehingga bisa dapat keuntungan berlipat, bisa fun, sehat dan dapat edukasi. Jadi dengan
cara sederhana, bisa mendapatkan banyak manfaat. Bisa saya sampaikan, mengikuti program ini bisa mendatangkan banyak
manfaat,” ujarnya lebih lanjut.
Tambahnya,”Berkebun juga sebagai salah satu
cara untuk menurunkan tingkat stres.”.
Jakarta, 17 Maret 2018 – Dalam rangka memperingati World Sleep Day yang jatuh setiap tanggal 16 Maret, Royal Philips (NYSE: PHG, AEX: PHIA), pemimpin global dalam teknologi kesehatan, merilis temuan dari survei global tahunannya yang berjudul “Better Sleep, Better Health. A Global Look at Why We’re Still Falling Short on Sleep.” Survei yang dilakukan di […]
Mengasah dan meningkatkan skill serta kemampuan siswa SMK Kejuruan di Tanah Air, agar dapat langsung terjun dalam dunia industri, tidaklah sekadar didengungkan. Terlebih bagi DEKKSON, yang secara berkesinambungan mewujudkan impian siswa-siswi SMK melalui sebuah kompetisi dengan nama DEKKSON SMK SALES CHAMPIONSHIP (DSSC). Merupakan kompetisi yang didukung sepenuhnya oleh PT. Fajar Lestari Sejati selaku principal dari […]
Lancôme meluncurkan Idôle, parfum feminin terbaru di Indonesia. Idôle mengusung pemberdayaan perempuan, yang mana mana perempuan modern dan berdaya menginspirasi dan mengajak perempuan lainnya untuk menggapai mimpi karena #WEAREIDOLES. Peluncuran dilakukan tepat di Hari Kartini, yang dihadiri Official Brand Partner Lancôme Indonesia, Raisa Andriana. “Lancôme memiliki misi untuk membawa kebahagiaan bagi perempuan dengan memberikan inovasi […]