Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Pepsodent, brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi PT Unilever
Indonesia, Tbk. bekerjasama dengan FDI
World Dental Federation dan Persatuan
Dokter Gigi Indonesia (PDGI) kembali memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2020.
Dalam kesempatan ini,
Pepsodent mengangkat hasil survei yang dilakukan di 8 Negara mengenai
pentingnya menanamkan kebiasaan menyikat gigi pada malam hari; sebuah kebiasaan
penting yang ternyata masih sering dilewatkan oleh Anak-Anak maupun orangtua
mereka.
Di Indonesia, (dengan 506 anak sebagai populasi sampel), terlihat bahwa di antara
Anak-Anak yang memiliki kondisi kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik,
ternyata 34%-nya belum membiasakan diri untuk sikat gigi di malam hari.
Adapun dampak dari
tidak sikat gigi malam :
^ 2x lebih sering
absen sekolah dibanding menyikat gigi 2 x sehari
^ 21% Anak sering
diejek teman karena kondisi gigi tidak sehat
^ 33% Anak merasa
rendah diri untuk bersosialisasi
^ 25% Anak memilih
untuk tidak aktf mengikuti kegiatan
sekolah
Demikian disampaikan oleh Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc.selaku Head of Sustainable Living Unilever Indonesia Foundation.
“Jadi dapat
disimpulkan bahwa melewatkan sikat gigi pada malam hari tidak hanya memengaruhi kesehatan Anak, namun juga masa
depannya, secara keseluruhan,” Drg. Ratu Mirah Afifah menambahkan
keterangannya.
Maka diharapkan,
rangkaian edukasi Pepsodent dan PDGI di
hari Kesehatan Gigi dan Mulut 2020 dapat mendorong Anak-Anak untuk mengawali kebiasaan baik menyikat gigi pada malam
hari. Dan berkelanjutan diterapkan di
kemudian hari.
Di sinilah Orangtua
memegang peranan penting dalam membiasakan buah hati mereka untuk melakukan
sikat gigi pada malam hari, dan Orangtua berkomitmen kuat menciptakan suasana
yang menyenangkan agar anak tidak merasa jenuh atau terpaksa untuk menyikat
gigi sebelum tidur, .
Tak lepas, hasil survei global Unilever
memperlihatkan bahwa 24% orangtua di Indonesia membiarkan anaknya tidur sebelum
menyikat gigi.
Di tengah ajakan baik
dari Pepsodent dan PDGI, satu hal yang tidak kalah menarik, disampaikan Drg.
Ratu Mirah Afifah, bahwa bagi pengguna dan
bila membeli pasta gigi
Pepsodent pencegah gigi berlubang kemasan khusus, untuk setiap pembeliannya,
sebesar 2.5% laba akan didonasikan untuk program sekolah guna mendukung
kesehatan gigi dan mulut Anak-Anak di sekolah-sekolah yang tersebar d seluruh
Indonesia.
[]Anisa Syaini
Lebih dari itu menariknya, peluncuran Pepsodent Siwak juga ditandai dengan mengajak masyarakat yang menggunakan pasta ini sekaligus berbagi kebahagiaan melalui program donasi yang diselenggarakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Distya Tarworo Endri pun menambahkan,”Pepsodent mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi menjadi ‘Pahlawan Senyum’ dengan menyukseskan donasi ini. Tunjukkan kepedulian, perhatian dan kasih sayang kita untuk para […]
Jakarta, 20 Maret 2018 – Tumpukan pernak-pernik di laci, pakaian yang digantung di belakang pintu, atau tas yang lebih dari satu di pojok ruang, mungkin saja yaitu pemandangan yang seringkali kita temui dirumah. Senantiasa ada rasa sayang serta takut untuk kurangi jumlah barang yang kita taruh dirumah. Walau sebenarnya, sebenarnya kita seringkali bingung ingin disimpan […]
Kanker lambung, kiranya tanda-tanda awalnya jarang terdeteksi oleh pasien. Sebabnya, kebanyakan pasien mengira gejalanya sebagai sakit maag biasa. Terkait untuk mengingatkan masyarakat agar mewaspadai faktor-faktor resiko dan gejala kanker lambung, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) didukung oleh Taiho Pharma Singapore PTE. LTD. Jakarta Representative Office (Taiho), pada 15 November 2020 melaksanakan webinar bertajuk “Penyakit Lambung Biasa […]