Media sosial, menjelang Lebaran, sering menampilkan inspirasi rumah dengan ruang tamu tertata sampai ke sudut ruangan. Sementara yang terjadi di setiap rumah kurang lebih sangat berbeda dengan kesempurnaan yang ditampilkan. Ruang tamu menampung lebih banyak orang, meja makan yang selalu penuh, dan sudut-sudut rumah dipakai di luar kebiasaan harian. Di tengah tren yang ada, banyak […]
Es krim, berjalannya waktu, telah menjadi salah satu jenis snack yang digemari, bahkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Beriring, ragam produk es krim pun menawarkan bermacam cita rasa untuk memenuhi selera konsumennya.
Tinggal lagi, penikmat es krim menjatuhkan pilihan mana yang sesuai selera, dan memberi sensasi di setiap gigitan.
‘Gold Ribbon’, es krim produk PT Campina Ice Cream Industry Tbk (Campina) kiranya bisa menjadi pilihan. Dipastikan dapat menggugah selera dan terasa segar saat menikmati di mana dan kapan saja, terlebih bersama orang terkasih, entah pasangan, anak, ataupun teman dan sahabat.
Campina, brand es krim lokal yang telah hadir sejak tahun 1972, melalui ‘Gold Ribbon’ dengan 3 varian rasa dalam kemasan cup yaitu Chocolate, Strawberry, dan Cookies and Cream, menawarkan cita rasa yang belum pernah ada. Demikian dikatakan oleh Mustofa Saadji, Brand Manager di acara peluncuran es krim ‘Gold Ribbon’, di tengah berlangsungnya ajang Java Jazz Festival 2019, JIEXPO Kemayoran – Jakarta.
Tidak hanya hadir dalam kemasan cup, ‘Gold Ribbon’ juga hadir dalam kemasan stick dengan varian rasa Cashew Nut. Es krim premium dengan lapisan cokelat tebal dan rasa vanila yang lembut yang dipadukan dengan sensasi crunchy dari cokelat dan cashew nut.
Dan yang semakin membuat istimewa adalah sendok dari varian premium terbaru ini akan berubah warna menjadi pink apabila dalam keadaan dingin. Perubahan warna ini sebagai indikator untuk mengetahui kualitas es krim apakah masih layak dan enak untuk dikonsumsi atau tidak, sehingga konsumen juga menyadarinya.
Menariknya lagi, pemilihan acara peluncuran es krim Campina ‘Gold Ribbon’ di ajang Java Jazz Festival 2019, bukan tanpa alasan. “Ini menjadi bagian strategi untuk mendekatkan diri dengan pengunjung yang datang di festival Jazz terbesar di Indonesia. Jadi sangat sesuai untuk target market dari ‘Gold Ribbon’, yang memang menyasar profesional muda di rentang usia 21 – 45 tahun yang modern dan premium,” ujar Mustofa Saadji.
Siapa pun Anda, — terlebih kaum Gen Z dan Millenial — yang selama pandemi banyak melewati waktu di rumah, tak berarti kreativitas terganggu. Bahkan di balik itu sebenarnya, semakin besar peluang untuk mengeksplorasi passion, menyalurkan aspirasi. Tentu yang tak bisa dikesampingkan, untuk berkarya, semakin mengandalkan gadget dan inovasi teknologi yang dibawa untuk mencoba hal-hal baru. […]
Talk show virtual bertema “Memulihkan Ekosistem Bumi”, yang digelar oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia terkait perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh 5 Juni, adalah bertujuan – dan tentu diharapkan — dapat membangun kesadaran publik yang lebih luas, terutama kaum generasi muda. Bahwa betapa pentingnya menjaga kelestarian hutan, laut dan biodiversitas kita bagi pemulihan […]
Musik dangdut seringkali dikaitkan dengan gaya berpakaian dan gerakan menari yang berani. Sebagai wanita muda berhijab yang berasal dari Aceh, Nabila, berhias cengkok khas Melayu, menemukan passion dirinya di genre musik dangdut di umur yang sangat belia. Meskipun, awalnya Ayu merasa tidak percaya diri untuk bisa berkarier didunia genre musik dangdut. Karena, umumnya dangdut bukanlah […]