Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Digelarnya kembali kompetisi “Bango Penerus Warisan Kuliner 2019” persembahan Unilever Food Solutiions, dari merujuk keberhasilan membantu banyak pengusaha kuliner untuk mengembangkan usaha mereka.
Tahun 2019, ini kompetisi — dengan hadiah total Rp500 juta — yang dilaksanakan untuk ketiga-kalinya, dan diikuti lebih dari 10.000 pengusaha kuliner Nusantara, terpilih 5 (lima) Pemenang. Dan siap bergabung bersama jutaan pelaku UMKM di Indonesia yang telah berhasil meraih peningkatan omzet secara signifikan dengan mengadopsi teknologi digital.
(ki-ka) : Vita Datau, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network – Joy Tarigan, Managing Director Unilever Food Solution – Ussy Sulistiawaty, selebrita sekaligus pemilik usaha kuliner
Demikian disampaikan oleh Joy Tarigan, Managing Director Unilever Food Solution, di acara pengumuman 5 Pemenang peraih kompetisi “Bango Penerus Warisan Kuliner 2019”, bertempat di Aston at Kuningan Suites – Jakarta Selatan.
Di acara yang menghadirkan pembiacara Vita Datau, selaku Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network, dan Ussy Sulistiawaty, selebrita sekaligus pemilik usaha kuliner Bakoel Ussy serta Lurik Coffee and Kitchen, Joy Tarigan melanjutkan,”Merupakan sebuah kehormatan bagi Bango, brand kebanggaan Indonesia yang dibuat dengan bahan-bahan alami yang berkualitas telah menemani para Chef dan banyak pengusaha kuliner dalam mempertahankan kualitas hidangan mereka sehingga usaha mereka terus tumbuh dan berkembang.”
Ussy Sulistiawaty, selebrita sekaligus pemilik usaha kuliner
Tambahnya,“Kemampuan para pengusaha untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dapat menjadi faktor penting untuk mengembangkan bisnis mereka secara lebih signifikan. Dan di kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner 2019’ ini kami membekali para pelaku usaha kuliner mengenai pemanfaatan platform digital guna memajukan usaha sekaligus menjaga kelestarian warisan kuliner Nusantara.”
Menjadi catatan, di tahun 2019, ini tercatat sebanyak 15 juta pelaku UMKM, termasuk di bidang kuliner, kini sudah mulai bertransformasi ke ranah digital dengan rata-rata kenaikan omzet sekitar 80%.
Namun begitu dan nyatanya tak sedikit pengusaha kuliner Nusantara yang memerlukan kemampuan dan akses lebih dalam menggunakan media promosi digital, contohnya media sosial.
Hal ini dibenarkan oleh Vita Datau, selaku Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network.
“Diperlukan kombinasi antara visual dan narasi yang kuat untuk menghasilkan content yang appealing dalam melakukan promosi di media sosial. Artinya, selain pemahaman mengenai digital marketing yang baik, para pengusaha kuliner Nusantara perlu memahami keunggulan hidangannya dan mampu menceritakannya dengan baik kepada konsumen. Oleh karena itu, saya mengapresiasi pelaksanaan kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner 2019’ karena membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam mengemas dan menjual hidangan khususnya melalui platform digital, sehingga akhirnya dapat semakin mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia,” Vita Datau menerangkan.
Vita Datau, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network
Di penghujung acara, ketiga pembicara secara khusus menyampaikan Selamat bagi 5 Pemenang Kompetisi “Bango Penerus Warisan Kuliner 2019” : Doni Damara (Ikan Mas Bakar Donto Sau San, Tasikmalaya) – Numalita Selpiani (Iga Gongso Warung Gongso, Solo) – Renata Zoraifi (Pukis Badran Topping Daging Sapi, Solo) – Merry Christina (Iga Bakar Nyakk Merry, Semarang) – Riswah Yuni (Ayam Bakar Madu Salakilo,Balikpapan).
Jakarta, 30 Maret 2018 – Serial produksi orisinil FOX Networks Group Asia (FNGA) yang mendokumentasikan kompetisi kuliner antara bintang papan atas Hong Kong yang terkenal Nicholas Tse dan koki selebriti terkenal David Rocco. Serial orisinil yang memiliki lima episode ini memperlihatkan para koki terkenal ini melakukan perjalanan ke lima kota di Asia termasuk Macau, Shunde, […]
Berdiri dan hadir di Tanah Air pada Maret 1997. Maka bulan Maret, tentu jadi merupakan bulan istimewa bagi PT Greenfields Dairy Indonesia (Greenfields Indonesia) yang merayakan hari ulang tahun ke-26. Dari sejak awal berdiri, Perusahaan 100% asli Indonesia, ini selalu mengedepankan komitmen untuk #BeraniEXTRA dalam menyediakan nutrisi yang terbaik – tanpa kompromi – bagi seluruh masyarakat Indonesia. Greenfields Indonesia adalah Pemimpin […]
Berbagai pihak tak henti menaruh perhatian dan menyisihkan sejumlah materi ataupun berbentuk barang untuk diberikan kepada korban peristiwa gempa dan tsunami yang terjadi di daerah di Tanah Air. Adalah IKEA dan Never Too Lavish — sebuah perkumpulan kaum muda milenial kreatif Indonesia –, melakukan kegiatan “Lelang untuk Kebaikan” bagi korban gempa dan tsunami di Palu […]