Smartphone gaming pertama di Dunia yang menggunakan AquaCore Cooling System, teknologi pendingin smartphone produksi massal yang memakai cairan pendingin fluorinated mengalir untuk menjaga suhu tetap stabil, melekat di REDMAGIC 11 Pro,dan resmi hadir. Perangkat ini ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5 tercepat di kelasnya, serta chipset gaming khusus REDMAGIC RedCore R4. Sejak generasi pertamanya, […]
Pepsodent percaya bahwa setiap
senyuman begitu berarti, terlebih dalam masa sulit seperti sekarang. Senyuman
dapat tercipta dari hal-hal sederhana di tengah keluarga, memberikan energi
positif untuk saling menguatkan, bangkit dan bersemangat.
Dari sanalah juga kiranya, Pepsodent luncurkan Pepsodent Edisi Spesial
Merah Putih jelang ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, dan
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk #MerdekakanSenyum keluarga Indonesia.
Termasuk mereka yang membutuhkan, seperti
keluarga para pemulung yang kini kehidupannya amat terdampak akibat pandemi COVID-19.
Sejalan dengan misi pelestarian lingkungan
dari produk terbarunya, Pepsodent ingin memberikan perhatian lebih kepada para
pemulung sebagai Pejuang sampah yang telah berperan nyata membantu mengurai
permasalahan sampah plastik kita sehari-hari.
Nurdiana
Darus,
Head of Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesiamenjelaskan, “Kehidupan lebih dari 4 juta pemulung telah terpukul
hebat akibat pandemi. Dari sisi
kesejahteraan, penghasilan mereka berkurang drastis dengan menurunnya harga
jual sampah akibat berbagai keterbatasan. Selain itu, mereka beresiko tinggi
terpapar virus COVID-19 di antara timbunan sampah yang dihadapi setiap hari.
Sudah sepatutnya kita memfasilitasi mereka dengan perlindungan diri yang
memadai sehingga mereka dapat terus berkontribusi sembari memenuhi kebutuhan
untuk menyambung hidup.”
Melalui kolaborasi dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Pepsodent akan mendonasikan 2,5% laba penjualan Pepsodent Edisi Spesial Merah Putih untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan para pemulung dan keluarganya.
Artinya, konsumen, melalui pembelian produk, juga dapat berdonasi melalui Kitabisa.com, yang nantinya digandakan
dua kali lipat oleh Pepsodent. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan dalam
bentuk paket kesehatan dan kebersihan, terdiri dari alat perlindungan diri
seperti masker kain dan sepatu boots
serta hand sanitizer. Rangkaian
produk Pepsodent pun disertakan untuk menunjang kesehatan gigi dan mulut
mereka.
Sebagai langkah lanjutan, Pepsodent juga akan
memberikan pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut gratis untuk para pemulung
dan keluarganya.
M.
Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com
menanggapi, “Pekerja informal seperti pemulung terkadang luput dari perhatian
kita. Kolaborasi bersama Pepsodent ini akan sangat bermanfaat, terutama untuk
meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Kita bisa membantu mengukir
senyuman ribuan pemulung di berbagai wilayah Indonesia melalui donasi ke
kitabisa.com/merdekakansenyum hingga 31 Oktober 2020.”
“Untuk itu kami mengajak masyarakat Indonesia
menjadi #PahlawanSenyum, diawali dengan #MerdekakanSenyum keluarga di rumah
masing-masing sehingga mereka dapat menularkan senyum ke lebih banyak keluarga
lainnya—termasuk keluarga pemulung—untuk #MerdekakanSenyumIndonesia menuju
#IndonesiaKuat,” ujar Fiona Anjani, Head of Oral Care Marketing Unilever Indonesia
[]Andriza
Hamzah
Photo : Dok. Alchemy Communications
Keterangan Photo (Ki-Ka) :
Fiona Anjani Phoebe, Head of Oral
Care Marketing Unilever Indonesia – Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs & Sustainability
Unilever Indonesia – Alfatih Timur, CEO
Kitabisa.com.
Pfizer Indonesia berkolaborasi dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menyambut Hari Pneumonia Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 12 November, dengan diskusi publik bertajuk “Bersama Cegah Pneumonia Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara ini juga merupakan upaya pencegahan pneumonia bagi masyarakat Indonesia. Pneumonia merupakan salah satu tantangan utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia. Pneumonia atau sering […]
Ketika hawa panas menerpa, di dalam rumah atau di tempat berkegiatan, yang berujung mencucurkan keringat di beberapa bagian tubuh, hampir banyak orang — baik pria mau pun wanita — yang mengalami penampilan menjadi kurang berpesona, akibat lusuh, Bahkan tak sedikit yang mengalami, dari tubuhnya menebar bau kurang sedap. Kota-kota besar seperti Jakarta tergolong rentan diliputi […]
Perubahan Iklim (IPCC), laporan ilmiah terbaru dari Panel Antarpemerintah PBB memperingatkan bahwa pemanasan global bisa melampaui 1,5°C dalam kurun waktu dua dekade. Laporan ini sekaligus menegaskan bahwa bumi memanas secara cepat karena faktor manusia. Aksi yang jelas dan lebih ambisius dibutuhkan secara Internasional untuk membatasi pemanasan global pada 1,5°C dan mencapai nol emisi pada tahun […]