Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Untuk pertama kalinya di Indonesia,
SnackVideo, salah satu platform sosial
terkemuka di Dunia yang berfokus pada berbagi video pendek, menginisiasi kampanye #MulaiDariSnack.
Adalah kampanye bertujuan untuk menciptakan
peluang bagi konten kreator agar dapat berkolaborasi dengan merek dan
sebaliknya, sehingga dapat memperluas jangkauan di komunitas sosial Indonesia.
Di kampanye, ini SnackVideo menampilkan tujuh pembuat konten terbaiknya untuk menginspirasi anak muda Indonesia dalam menemukan passion mereka, membawa orisinalitas, dan menjadi diri mereka sendiri dalam setiap konten yang dibuat.
“SnackVideo telah
mengembangkan dan menumbuhkan komunitas dari jutaan pengguna yang membuat,
mengunggah, berbagi, dan menikmati cerita dalam bentuk video pendek.
Melalui kampanye #MulaiDariSnack, kami bermaksud memberikan kesempatan bagi
semua orang untuk mengekspresikan gaya dan kreativitas mereka dengan membuat
dan berbagi video pendek, serta bagi bisnis untuk dapat bercerita dan
menjangkau konsumen mereka,” ujar
Yugo Prabowo, Head of
Business Operations Indonesia,
SnackVideo.
Tujuh konten kreator terbaik yaitu : Dini
Putri Aprilia, Yully Zhang, Tya Kemala, Angelia Jovanka, Salsa
Nazelia, Galih Sampoerna Aji,
dan Nobitadit, dipilih karena
orisinalitas konten serta cerita yang mewakili bakat, minat, dan latar belakang
masing-masing.
Melalui kampanye ini, SnackVideo juga akan menciptakan lebih banyak peluang bagi jutaan konten kreator lain di platformnya untuk bekerja sama dengan merek lokal dan Internasional, mulai dari e-commerce dan bioskop, hingga fintech dan FMCG, seperti JD.ID, Cinepolis, Fruit Tea, DANA, Storie.id, Focallure, dan PinkFlash Cosmetics.
Jutaan konten kreator diajak untuk berbagi
pengalaman mereka secara jujur mengenai masing-masing produk dari merek
tersebut, termasuk beberapa produk yang belum dirilis.
Review video singkat yang akan
ditampilkan di platform SnackVideo
tidak hanya akan membantu merek dalam mencapai komunitas sosial Indonesia yang
lebih luas, tetapi juga untuk mengedukasi, memberdayakan, dan mengundang
komunitas lokal untuk membuat keputusan yang lebih tepat tentang produk
terkait.
“Seiring dengan
semakin berkembangnya gaya hidup digital, terlebih di komunitas sosial
di Indonesia, konten bermakna yang dibuat oleh konten kreator akan memastikan review video, ini menjangkau mereka yang benar-benar menganggapnya relevan. Kami
senang dapat menjembatani kolaborasi antara konten kreator SnackVideo dan merek lokal dan Internasional
terkemuka, di mana komunitas sosial Indonesia dapat menantikan penjelasan review terbaik yang bermanfaat, serta unik, menghibur, dan juga inspiratif,” ucap Teng
Yee Kiong, Head of Business Development dan Strategic Partnership Indonesia, SnackVideo.
SnackVideo berharap kampanye, ini akan
membuka peluang lebih banyak bagi para konten kreator, mitra, dan merek untuk
mendapatkan sorotan di komunitas sosial Indonesia.
Mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMDIKBUD RI) dalam melakukan serangkaian kegiatan untuk memastikan anak-anak dan orang tua di berbagai wilayah Nusantara dapat menjalankan proses belajar mengajar secara aman, sehat dan nyaman, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) — tepatnya sejak bulan Agustus 2020 — berkolaborasi dengan UNICEF. Ada pun bentuknya, di antaranya melalui online […]
Melihat fakta bahwa di banyak Negara di berbagai belahan Dunia, termasuk Indonesia, masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan, Unilever, hingga tahun 2050, memiliki komitmen global untuk menjadi katalisator bagi upaya peningkatan ketahanan pangan dengan menciptakan sistem pangan yang lebih baik. Terlebih lagi, kondisi pandemi COVID-19 turut menghadirkan tantangan lain, yaitu menurunnya kesejahteraan […]
Indonesia tercatat menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara untuk tingkat literasi dan minat membaca. Posisi Indonesia berada di bawah Thailand (59) dan di atas Botswana (61). Demikian hasil studi “Most Litterated Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016. Tentunya, hal ini dinilai cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, di era […]