Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Tidak terkesampingkan, masa pandemi bersinggungan dengan
kesehatan masyarakat, dan kesehatan
masyarakat pun terganggu.
Selama masa pandemi, sisi Kesehatan Jiwa masyarakat dan pasien Covid-19, pun menjadi perhatian Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI). Perhatian yang disampaikan IPK Indonesia dan PDSKJI, — bertepatan dan dalam rangka “Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2020” — dalam bentuk rilis hasil temuan lapangan dan riset, sekaligus mengantisipasi penanganan potensi masalah psikologis akibat beragam tantangan ke depan.
Dr. Siti Khalimah, SpKJ, MARS
Dr. Siti Khalimah, SpKJ, MARS, Direktur
Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN),
Kementerian Kesehatan RI, keynote speaker pada Konperensi
Pers Webinar Hari Kesehatan Jiwa Sedunia bertajuk “Peran Psikolog Klinis dan Dokter
Spesialis Kedokteran Jiwa Dalam Mendukung Kesehatan Jiwa Masyarakat Di Masa
Pandemi Covid-19”, yang berlangsung
medio bulan Oktober 2020, menyampaikan, “Sejalan dengan tema Hari
Kesehatan Jiwa tahun ini, ‘Mental Health for All, Greater Investment-Greater
Access. Everyone, Everywhere’, Indonesia mengangkat Sub Tema Sehat Jiwa di Masa
Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19. Menuju SDM Unggul, Indonesia Maju dengan
tujuan untuk meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat
dalam rangka mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat Jiwa melalui kolaborasi
dengan berbagai mitra.”
Lebih jauh diterangkan, Mental Health for All mencakup Kesehatan Jiwa sebagai hak asasi
manusia, sehingga semua orang mempunyai hak untuk mendapatkan Kesehatan Jiwa
yang baik, termasuk di masa pandemi
Covid-19. Greater Investment mendorong masyarakat untuk terus bergerak, bekerja bersama, berkolaborasi serta berupaya
bersama dengan memberikan investasi yang lebih besar untuk kesehatan jiwa. Dan Greater Access memastikan akses yang lebih luas dan
menyeluruh untuk kesehatan jiwa, cakupan kesehatan universal yang dimulai dari
masyarakat dan layanan primer.
Dalam kaitan kolaborasi untuk mengukur kondisi Kesehatan Jiwa masyarakat selama pandemi Covid-19, PDSKJI dan IPK Indonesia telah mengadakan penelitian dan mendapatkan temuan dalam melakukan layanan pada masyarakat tentang Gambaran Masalah Psikologis Masyarakat Yang Mengakses Swaperiksa Web PDKSJI. Dan, Gambaran Masalah Psikologis Pada Masyarakat Yang Mengakses Layanan Psikologi Klinis Selama Pandemi Covid-19.
DR. Dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS
Ketua Umum PDSKJI DR. Dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS, mengatakan, “Sejak ditemukan kasus Covid-19 pertama kali, PDSKJI segera meluncurkan Swaperiksa Web guna mencegah kepanikan massal dalam suasana batin yang mencekam, sekaligus untuk membantu masyarakat dalam menangani perasaan tidak nyaman.
Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia DR. Indria L. Gamayanti, M.Si,
Sementara itu,
Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia DR. Indria L. Gamayanti,
M.Si, Psikolog menyampaikan, “Tim Satgas IPK Indonesia untuk
Penanggulangan COVID-19 telah memberikan layanan penanganan psikologis sejak Maret 2020 hingga sekarang, baik melalui
layanan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan, layanan telekonseling, hingga layanan teks. Selama masa pandemi, IPK Indonesia melakukan
pendataan terkait layanan yang diberikan oleh psikolog klinis sesuai masalah yang dikeluhkan masyarakat dan
diagnosis yang diberikan sebagai data konkrit untuk mengetahui kondisi
kesehatan jiwa dan langkah penanganan psikologis ke depannya.”
[]Malika
& Andriza Hamzah
Photo : Dok. Emerson PR
Ket.Photo Utama :
Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia DR. Indria L. Gamayanti, M.Si,
Catatan yang tentu sangat layak menjadi perhatian dan kewaspadaan diri, mengenai kanker. Hampir 12% kejadian baru kanker pada pria dan hampir 6% kejadian baru kanker pada wanita di Indonesia, menurut GLOBOCAN 2020 adalah kanker kolorektal, yang juga dikenal dengan kanker usus besar. Kejadian kanker kolorektal menempati urutan keempat tertinggi di Tanah Air dengan lebih dari […]
Kiranya, tak terkesemapingkan, gaya hidup sedentari yang meningkat kala pandemi lalu, telah berkembang menjadi kebiasaan baru yang berdampak besar terhadap kebiasaan ngemil dan kesehatan pencernaan. Pertama, karena selama menjalani gaya hidup sedentari, maka frekuensi untuk jajan atau ngemil untuk sekedar kenyang, jadi meningkat. Kedua, selama pandemi terjadi peningkatan kecemasan dan gejala depresi, yang berdampak pada kesehatan pencernaan. Terbilang, motivasi yang paling […]
Pemberian imunisasi lengkap, disertai dengan pemenuhan nutrisi yang tepat, dimulai si buah hati hadir di tengah rumah, niscaya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal Menjaga kesehatan anak merupakan suatu kewajiban untuk menjamin tumbuh kembangnya berlangsung secara sempurna. Dan tentunya untuk mencegah anak terpapar dari penyakit baik ringan maupun berat. Caranya adalah memberikan nutrisi yang sesuai […]